Lebih dari 3.900 Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsha

AL-UKHUWAH.COM – Hanya di bulan lalu saja sudah lebih dari 3900 pemukim Yahudi yang memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha Yerusalem timur, seorang pejabat Palestina mengatakan pada hari Rabu (1/8/2018), lansir World Bulletin.

“Jumlah serangan tertinggi [oleh para pemukim ilegal] tercatat pada bulan Juli,” kata Firas al-Dibs, seorang juru bicara Otoritas Wakaf Keagamaan Yordania, dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan sekitar 3908 pemukim illegal Yahudi dan tentara zionis menyerbu situs flashpoint tersebut bulan lalu.

“Ini adalah indikasi yang jelas tentang meningkatnya pelanggaran oleh para pemukim di tempat suci,” kata al-Dibs.

Penjajah Israel menduduki Yerusalem Timur dan Tepi Barat selama Perang Timur Tengah 1967. Israel kemudian mencaplok kota suci pada tahun 1980, dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Tempat suci ketiga bagi kaum Muslim di dunia, Yerusalem adalah rumah bagi Masjid Al-Aqsha. Orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai “Bukit Bait Suci,”  lalu mengklaimnya sebagai situs dari dua kuil Yahudi terkemuka di zaman kuno.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah jajahan Israel,” dan menganggap semua bangunan pemukiman Yahudi di tanah Palestina adalah ilegal.

Sumber: Jurnalislam.com

, ,